Balai Adat Silungkang

Alhamdulillah, Balai Adat Silungkang yang baru selesai pembangunannya sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Silungkang dalam rangka menyambut tamu nagori, seorang tokoh nasional yaitu  Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono dan rombongan dalam  acara penandatanganan prasasti Surau Bung Hatta  yang dibangun Yayasan SDI di Sungai Durian, penandatanganan prasasti Pesantren Pondok Tahfiz Al Quran, serta tatap muka Dr. Meutia Hatta dan rombongan dengan Anak-anak dan cucu-cucu Perintis kemerdekaan pada tanggal 25 Desember 2017. Acara tersebut dihadiri lebih kurang oleh 200 orang termasuk warga Silungkang yang datang dari Jakarta dan Padang.

Balai adat ini mulai dilaksanakan pembangunannya pada tanggal 15 Agustus 2015 dan sudah menghabiskan dana lebih kurang Rp. 712.923.000,- yang berasal dari sumbangan warga Silungkang di Jabodetabek, PKS Jakarta, PKS Padang, hasil penyewaan kantor BRI dan kantor BPR Gajah Tongga, sumbangan pemakai balai adat, sumbangan dari beberapa andiko dan perorangan di Silungkang, KAN Silungkang serta dana alokasi khusus (DAK) pemko Sawahlunto.

Daftar nama-nama penyumbang yang lengkap Insya Allah nanti akan dimuat dalam buku sejarah pembangunan balai adat Silungkang dan juga di salah satu pojok balai adat tersebut. Tujuannya adalah untuk mencerminkan falsafah “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul” dan juga untuk membuktikan rasa kebersamaan orang Silungkang. Laporan lengkap dan detail tentang pemasukan dan pengeluaran biaya pembangunan balai adat ini sudah disampaikan kepada masing-masing penyumbang.

Penggalangan dana tahap awal untuk pembangunan balai adat ini dilaksanakan oleh Wirid Pidato Adat Silungkang di Jakarta atas permintaan dari KAN Silungkang. Tahap selanjutnya di bulan September 2016 Wirid Pidato Adat  di Jakarta menyerahkan tanggung jawab penggalangan dana kepada PKS Jakarta yang selanjutnya membentuk Panitia Penggalangan Dana Penyelesaian Pembangunan Balai Adat Silungkang dengan susunan: Ketua- Syafnedi Syahbirin, Sekretaris – Devid Y. Muhammad, Bendahara – Syaprianto. Sedangkan pelaksanaan pembangunannya oleh KAN Silungkang yang dikoordinir oleh Sdr. Afdol Usman Glr. Sampono Alam dan dibantu oleh Sdr. Asrif Arif.

Kelengkapan lain yang sangat penting yang masih memerlukan biaya antara lain: Air Conditioner (AC) 2 PK sebanyak 6 (enam) unit, sound system, meja dan kursi untuk rapat-rapat lengkap KAN Silungkang, Sofa 2 set, dll yang diperkirakan masih membutuhkan biaya sekitarRp. 100 juta.

Bagi warga Silungkang dimanapun berada sangat diharapkan untuk ikut berpartisipasi dalam mendanai kelengkapan yang masih dibutuhkan tersebut. Sumbangan dapat ditransfer ke rekening Panitia Penggalangan Dana Penyelesaian Pembangunan Balai Adat Silungkang di Bank Mandiri a/n Marwin Umar a/c 101 000 790 6389.

Peresmian Balai Adat Silungkang ini direncanakan akan diadakan pada acara Pulang Basamo-samo tahun 2018 nanti, dan diusahakan peresmiannya oleh salah seorang menteri Kabinet Kerja.

 

Foto : Afdol Usman dan Yaskur Jamhur

Penulis : Sukri Husein

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: