Resensi Buku: Silungkang Dalam Lintasan Zaman. Dahulu, Kini dan Masa Depan

Silungkang merupakan salah satu nagari yang dianggap istimewa oleh Bung Karno dan Silungkang juga disebut sebagai Nagari Para Perintis. Keberanian rakyat Silungkang memberontak atas ketidakadilan kolonial Belanda telah mencatatkan ratusan nama-nama orang Silungkang sebagai perintis kemerdekaan. Nama-nama yang tercatat sebagai perintis kemerdekaan ini merupakan Keputusan Presiden (Kepres) Soekarno sehingga setelah Indonesia Merdeka para pejuang Perintis Kemerdekaan tersebut mendapat tunjangan tetap setiap bulannya dari pemerintah sampai kepada janda atau duda mereka.

Selain hal tersebut, Nagari Silungkang memang lebih dahulu selangkah dalam berbagai bidang dibandingkan dengan nagari-nagari sekitarnya, bahkan dari desa-desa di Tanah Jawa pun, baik di bidang pendidikan, ekonomi khususnya di bidang perdagangan dan industri.

Pada tahun 1940, setelah mengadakan Konferensi Silungkang I, didirikanlah sebuah lembaga pendidikan di bidang Ilmu Hitung Dagang yang berbasiskan Islam yang sekarang dikenal dengan SDI (Sekolah Dagang Islam). Tidak lama setelah Indonesia merdeka, maka Silungkang lah nagari yang pertama kali mendapatkan aliran listrik. Begitu juga pada tahun 1963, Silungkang juga merupakan Nagari pertama mendapatkan jaringan telepon yang dapat dinikmati oleh hampir seluruh rumah tangga di Silungkang.

Kemajuan-kemajuan yang diraih oleh Nagari Silungkang mendahului nagari-nagari lain disekitarnya tentulah mempunyai latar belakang tersendiri.
Buku “SILUNGKANG DALAM LINTASAN ZAMAN. DAHULU, KINI DAN MASA DEPAN” ini merupakan sebuah dokumentasi yang hampir utuh tentang nagari Silungkang beserta warga masyarakatnya. Oleh karena itu dirasa perlu warga Silungkang yang ingin mengetahui Silungkang secara utuh untuk memiliki buku ini.

DAFTAR ISI

  1. Biografi Ringkas Alm. H. Munir Taher
  2. Sekapur Sirih
  3. Asal usul nama Silungkang
  4. Awal nagari Silungkang
  5. Asal usul orang Silungkang
  6. Perkembangan Islam di Silungkang
  7. Usaha Pertenunan
  8. Pertenunan Silungkang dari masa ke masa
  9. Sapu Ijuk
  10. Orang Silungkang pergi merantau
  11. Hubungan Antara Tambang Batu Bara Ombilin dan Silungkang
  12. Perlawanan rakyat Silungkang terhadap penjajah
  13. Pasar Silungkang
  14. Konferensi Silungkang
  15. Tugu Perintis Kemerdekaan
  16. Masuknya Aliran listrik
  17. Kantor Pos
  18. Pendidikan
  19. Sambungan Telpon
  20. Taman Makam Pahlawan
  21. Lapangan Sepak Bola Cintomoni
  22. Persatuan Keluarga Silungkang (PKS) Jakarta
  23. Pembangunan Gedung Pertemuan PKS Jakarta
  24. Koperasi Simpan Pinjam Kemauan Bersama
  25. Pembangunan Puskesmas
  26. Malewakan Pangulu Pucuak Nan Balimo dan Penobatan Gajah Tongga Koto Piliang
  27. Struktur Pemangku Adat
  28. Nostalgia Silungkang
  29. Wirid Pidato Adat Silungkang di Jakarta
  30. Lembaga Amil Zakat (LAZ) PKS Jakarta
  31. Kerapatan Adat Nagari (KAN) Silungkang
  32. Silungkang menatap masa depan

Buku ini dibandrol dengan harga normal Rp. 100.000,- Harga khusus Rp. 75.000 bagi 100 pemesan pertama yang terhitung sampai dengan tanggal 31 Mei 2017.

CARA PEMESANAN

Untuk pemesanan silakan menghubungi:

  • Sekretariat Gedung Persatuan Keluarga Silungkang (PKS), telp: 021-7328676 (Selasa – Minggu)
  • Amri Rajo Kayo: 0815-8407-9747 (Senin – Jumat)
  • Khairul Hasan Bandaro Bosa :  0812-8109-8822
  • M. Firdaus St. Pamuncak: 0838-061-69-710 (Whatsapp)
  • Sukri Husin St. Langik: 0812-6632-3303

Untuk kemudahan, harap diinformasikan:

  1. Nama pemesan buku
  2. Alamat pengiriman buku

CARA PEMBAYARAN

Pembayaran dilakukan menyusul.

One thought on “Resensi Buku: Silungkang Dalam Lintasan Zaman. Dahulu, Kini dan Masa Depan

  • May 31, 2017 at 11:12 pm
    Permalink

    Assalamualaikum,

    Alhamdulillah, sampai dengan tanggal 31 Mei 2017 ini telah terkumpul sebanyak 66 ughang Silungkang dengan total 123 eksemplar.

    Proses cetak hasil layout sudah dikirim oleh percetakan Rabu minggu lalu (24 Mei 2017) dan setelah dikoreksi sudah dikirim kembali oleh percetakan dlm bentuk Pdf. Sore ini dummynya sudah diterima. Selanjutnya dicek sekali lagi dan kalau sudah ok, akan Insya Allah Jum’at naik cetak (2 Juni 2017) dan insyaallah buku sudah bisa dikirimkan sebelum lebaran.

    Berikut daftar nama pemesan buku Silungkang Dalam Lintasan Zaman, Dahulu, Kini dan Masa Depan.
    1. Ade Rizky: 2 eksemplar
    2. Amir Akbar: 2 eksemplar
    3. Anton: 1 eksemplar
    4. Auliah Azza: 1 eksemplar
    5. Edison Basri: 1 eksemplar
    6. Edwar Dalimo Jao: 5 eksemplar
    7. Elsyaf: 1 eksemplar
    8. Erwin Bahar: 3 eksemplar
    9. Hazil Anwar (Pks Padang): 10 eksemplar
    10. Helen Surya: 1 eksemplar
    11. Lifromi: 1 eksemplar
    12. M. Firdaus: 2 eksemplar
    13. Rasmiati Silungkang: 1 eksemplar
    14. Rizal : 1 eksemplar
    15. Rosmita: 1 eksemplar
    16. Saprianto: 2 eksemplar
    17. Syafnedy: 1 eksemplar
    18. Toby Rahman: 2 eksemplar
    19. Vlodya Santoso: 1 eksemplar
    20. Liza Panai: 1 eksemplar
    21. Nena Nurdin: 1 eksemplar
    22. Erlin Syahbirin: 1 eksemplar
    23. Irland Muhammad: 1 eksemplar
    24. No Name: 3 eksemplar
    25. No Name: 1 eksemplar
    26. Eri Ariesti Padang: 1 eksemplar
    27. Rosehan Anwar: 4 eksemplar
    28. Marlina Bekasi: 1 eksemplar
    29. Kel. Munir Taher: 10 eksemplar
    30. Vita Alfian: 1 eksemplar
    31. Habibie Muhammad: 1 eksemplar
    32. Yudhi: 1 eksemplar
    33. Edison: 1 eksemplar
    34. Nuniek: 1 eksemplar
    35. Ibu Yet Kt. Marapak: 1 eksemplar
    36. Syafwan Syarief: 1 eksemplar
    37. Anto Padang: 1 eksemplar
    38. Asri M. Yaman: 1 eksemplar
    39. Herliansyah St. Sinaro Pariaman (Paliang Bawah): 1 eksemplar
    40. Frengky Fariady Bandung: 1 eksemplar
    41. Yusri Munir SLN: 1 eksemplar
    42. Edwar Sahar: 10 eksemplar
    43. Yulson Rasyid Solok: 1 eksemplar
    44. Yos Amir Sudin: 8 eksemplar
    45. Kel. Teddy Maherdi Surabaya: 4 eksemplar
    46. Aswin Muluk St. Pamuncak ITC Cipulir: 1 eksemplar
    47. Vero, USA: 1 eksemplar
    48. Tasnim Domas: 2 eksemplar
    49. Susy Desra: 1 eksemplar
    50. Farida Kasim: 1 eksemplar
    51. Afridon Ajis, Goro: 1 eksemplar
    52. Mitra Anas Batu Bagantuang: 1 eksemplar
    53. Yuhafiz Dalimo Tapanggang: 1 eksemplar
    54. Nazirman Abu Palakoto: 1 eksemplar
    55. Dinol Kemayoran Jakarta Pusat: 1 eksemplar
    56. Fauzan Tanah Sirah: 1 eksemplar
    57. Marwal Tansir: 1 eksemplar
    58. Yerry Idroes: 4 eksemplar
    59. Mahir: 1 eksemplar
    60. H.M. Daniel Dahlan Padang: 1 eksemplar
    61. Hartono Padang: 1 eksemplar
    62. Martalena Lelo Dafris: 1 eksemplar
    63. Yusri Umar Padang: 1 eksemplar
    64. Zulfikar Bandung: 2 eksemplar
    65. Deswar Silungkang: ? eksemplar
    66. Vera Bekasi Timur: 1 eksemplar

    Judul Buku: Silungkang Dalam Lintasan Zaman, Dahulu, Kini dan Masa Depan
    Jumlah Halaman: 170 halaman
    Harga Buku: Rp. 100.000 (Seratus Ribu Rupiah)

    Resensi Buku:
    Silungkang Dalam Lintasan Zaman. Dahulu, Kini dan Masa Depan
    Silungkang merupakan salah satu nagari yang dianggap istimewa oleh Bung Karno dan Silungkang juga disebut sebagai Nagari Para Perintis. Keberanian rakyat Silungkang memberontak atas ketidakadilan kolonial Belanda telah mencatatkan ratusan nama-nama orang Silungkang sebagai perintis kemerdekaan. Nama-nama yang tercatat sebagai perintis kemerdekaan ini merupakan Keputusan Presiden (Kepres) Soekarno sehingga setelah Indonesia Merdeka para pejuang Perintis Kemerdekaan tersebut mendapat tunjangan tetap setiap bulannya dari pemerintah sampai kepada janda atau duda mereka.

    Selain hal tersebut, Nagari Silungkang memang lebih dahulu selangkah dalam berbagai bidang dibandingkan dengan nagari-nagari sekitarnya, bahkan dari desa-desa di Tanah Jawa pun, baik di bidang pendidikan, ekonomi khususnya di bidang perdagangan dan industri.

    Pada tahun 1940, setelah mengadakan Konferensi Silungkang I, didirikanlah sebuah lembaga pendidikan di bidang Ilmu Hitung Dagang yang berbasiskan Islam yang sekarang dikenal dengan SDI (Sekolah Dagang Islam). Tidak lama setelah Indonesia merdeka, maka Silungkang lah nagari yang pertama kali mendapatkan aliran listrik. Begitu juga pada tahun 1963, Silungkang juga merupakan Nagari pertama mendapatkan jaringan telepon yang dapat dinikmati oleh hampir seluruh rumah tangga di Silungkang.

    Kemajuan-kemajuan yang diraih oleh Nagari Silungkang mendahului nagari-nagari lain disekitarnya tentulah mempunyai latar belakang tersendiri.
    Buku “SILUNGKANG DALAM LINTASAN ZAMAN. DAHULU, KINI DAN MASA DEPAN” ini merupakan sebuah dokumentasi yang hampir utuh tentang nagari Silungkang beserta warga masyarakatnya. Oleh karena itu dirasa perlu warga Silungkang yang ingin mengetahui Silungkang secara utuh untuk memiliki buku ini.

    DAFTAR ISI
    1. Biografi Ringkas Alm. H. Munir Taher
    2. Sekapur Sirih
    3. Asal Usul Nama Silungkang
    4. Awal Nagari Silungkang
    5. Asal Usul Orang Silungkang
    6. Perkembangan Islam Di Silungkang
    7. Usaha Pertenunan
    8. Pertenunan Silungkang Dari Masa Ke Masa
    9. Sapu Ijuk
    10. Orang Silungkang Pergi Merantau
    11. Hubungan Antara Tambang Batu Bara Ombilin Dan Silungkang
    12. Perlawanan Rakyat Silungkang Terhadap Penjajah
    13. Pasar Silungkang
    14. Konferensi Silungkang
    15. Tugu Perintis Kemerdekaan
    16. Masuknya Aliran Listrik
    17. Kantor Pos
    18. Pendidikan
    19. Sambungan Telpon
    20. Taman Makam Pahlawan
    21. Lapangan Sepak Bola Cintomoni
    22. Persatuan Keluarga Silungkang (Pks) Jakarta
    23. Pembangunan Gedung Pertemuan Pks Jakarta
    24. Koperasi Simpan Pinjam Kemauan Bersama
    25. Pembangunan Puskesmas
    26. Malewakan Pangulu Pucuak Nan Balimo Dan Penobatan Gajah Tongga Koto Piliang
    27. Struktur Pemangku Adat
    28. Nostalgia Silungkang
    29. Wirid Pidato Adat Silungkang Di Jakarta
    30. Lembaga Amil Zakat (Laz) Pks Jakarta
    31. Kerapatan Adat Nagari (Kan) Silungkang
    32. Silungkang Menatap Masa Depan
    CARA PEMESANAN
    Untuk pemesanan silakan menghubungi:
    – Sekretariat Gedung Persatuan Keluarga Silungkang (PKS), telp: 021-7328676 (Selasa – Minggu)
    – Amri Rajo Kayo: 0815-8407-9747 (Senin – Jumat)
    – Khairul Hasan Bandaro Bosa : 0812-8109-8822
    – M. Firdaus St. Pamuncak: 0838-061-69-710 (Whatsapp)
    – Sukri Husin St. Langik: 0812-6632-3303

    Untuk kemudahan, harap diinformasikan:
    1. Nama pemesan buku
    2. Alamat pengiriman buku
    Informasi pembayaran dan waktunya akan diinformasikan lebih lanjut.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: